Selasa, 10 Juni 2008

Tabel Kekuatiran...

TABEL KEKUATIRAN

Mazmur 55:23; Matius 6:25-34

Adalah hal yang sangat wajar jika muncul rasa kekuatiran dari dalam hati kita. Yang tidak wajar adalah jika kita membiarkan rasa kuatir itu selalu menguasai hati kita. Kalau hati kita selalu dikuasai rasa kekuatiran maka iman kita akan semakin lama semakin lemah. Bakhan ketika iman semakin lemah, pengharapan pun semakin memudar. Padahal Firman Tuhan menerangkan bahwa kekuatiran tidak akan pernah memberikan keuntungan kepada kita. “Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya??” (Matius 6:27)

Sangat disayangkan jika sampai sekarang ini masih banyak sekali orang Kristen yang kuatir akan kehidupan ini. Saking banyaknya orang yang dikuasai oleh rasa kekuatiran, seorang Pendeta yang bertugas di kemiliteran pernah menyusun “tabel kekuatiran” berdasarkan masalah-masalah yang dibawa orang kepadanya selama bertahun-tahun. Ia mengkategorikan sebagai berikut:

%

Keterangan

40

Kuatir akan hal – hal yang tidak pernah terjadi

30

Kuatir akan keputusan – keputusan masa lalu yang tak dapat di ubah

12

Kuatir akan penyakit yang tidak pernah terjadi

10

Kuatir tentang anak-anak dan temen-temen

8

Kuatir tentang masalah-masalah yang nyata

Tabel diatas menunjukkan bahwa 92% dari semua pihak kekuatiran adalah menyangkut hal – hal yang sama sekali tidak pernah akan terjadi dan yang tidak dapat kita ubah. Kalau begitu, bukankah akan jauh lebih baik jika kita sepenuhnya memperhatikan hal – hal yang penting dan menyerahkannya ke dalam tangan Tuhan???

Jika kita ingin lepas dari rasa kuatir yang tidak sehat, maka kita harus menemukan akar permasalahan kenapa kita sangat kuatir ini. Hal itu adalah kegagalan kita untuk sepenuhnya mempercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong kita. Hati kita ini cenderung ragu kalau pertolongan Tuhan akan tiba pada waktuNya, padahal Dia tidak pernah menunda-nunda untuk melakukan kebaikan kepada orang yang dikasihiNya”..

Usirlah kekuatiran dengan cara memperkuat iman dan pengharapan kita kepada Tuhan. Perkokohlah otot-otot iman kita dengan membaca, merenungkan dan memperkatakan firmanNya setiap hari, karena iman bisa kuat jika terus diberi makan Firman Tuhan. “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Kristus.” (Roma 10:17)

Tidak ada komentar: